Kesehatan / Wawasan / Tua Muda Dapat Mengalami Gagal Ginjal

Tua Muda Dapat Mengalami Gagal Ginjal

Gagal ginjal kronis dan akut dapat dialami oleh siapapun baik yang usia muda maupun sudah lanjut usia. Saat ini kalimat “gagal ginjal adalah penyakit orang tua” sudah tidak berlaku. Kenyataannya banyak anak muda di usia belasan atau dua puluhan mengalami gagal ginjal dan harus melakukan hemodialisa.

Ginjal merupakan salah satu organ penting bagi tubuh manusia. Salah satu fungsinya adalah sebagai penyaring kotoran dalam darah. Zat yang tidak terpakai oleh tubuh akan disaring dan dikeluarkan dalam bentuk urine. Selain sebagai fungsi eksresi, ginjal pun berfungsi dalam menjaga kadar asam dan basa, serta menghasilkan beberapa hormon.

Gagal ginjal

http://www.cara-tips.com/images/gagal-ginjal.jpg

Ginjal memiliki ukuran sebesar kepalan tangan manusia. Organ ini berada di belakang perut atau abdomen. Bagian atas ginjal terlindungi oleh tulang iga T11 dan T12. Seseorang masih bisa hidup normal walaupun hanya memiliki satu ginjal sehat. Namun apa bila kedua ginjal mengalami kerusakan maka orang tersebut terancam mengalami gagal ginjal. Jika kondisinya semakin parah maka orang itu akan disarankan menjalani terapi hemodialisis atau cangkok (transplantasi) ginjal.

Gagal ginjal dibagi menjadi dua, yaitu gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis.

Gagal Ginjal Akut

Gagal ginjal akut dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu:

  1. Kekurangan darah akibat pendarahan;
  2. Dehidrasi;
  3. Cidera fisik yang menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah;
  4. Daya pompa jantung menurun;
  5. Tekanan darah sangat rendah;
  6. Kegagalan fungsi hati;
  7. Penyumbatan aliran kemih;
  8. Trauma pada ginjal (reaksi alergi dan zat racun);
  9. Diabetes mellitus;
  10. Diabetes insipidus;
  11. Prostat;
  12. Diare; dan
  13. Pengisapan lambung.

Berdasarkan beberapa penjelasan di atas, maka sebaiknya kita waspada. Karena faktor-faktor tersebut tidak mengenal umur. Baik orang tua maupun yang masih muda tetap bisa terkena gagal ginjal akut. Terdapat beberapa gejala yang umum pada gagal ginjal akut, yaitu:

  1. Demam;
  2. Mata kaki bengkak;
  3. Nyeri pinggang;
  4. Sakit saat buang air kecil;
  5. Jumlah air seni sedikit dan berwarna merah/darah;
  6. Frekuensi buang air kecil meningkat;
  7. Terdapat kelainan jumlah protein, darah, leukosit, dan bakteri di urine;
  8. Berkurangnya rasa pada tangan dan kaki;
  9. Perubahan mental;
  10. Kejang;
  11. Tremor;
  12. Mual; dan
  13. Muntah.

Gagal ginjal akut dapat disembuhkan melalui obat-obatan dan hemodialisis. Namun tentu saja hal ini bergantung pada kondisi setiap orang yang terkena gagal ginjal akut. Pemeriksaan rutin labratorium sebulan sekali diperlukan untuk dapat menjaga kesehatan pasien tersebut.

Gagal Ginjal Kronik

Gagal ginjal kronis disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  1. Hipertensi;
  2. Diabetes mellitus;
  3. Pembesaran prostat;
  4. Polikistik;
  5. Batu ginjal;
  6. Lupus;
  7. Kanker ginjal;
  8. Glomerulonephritis (radang pada penyaringan darah di ginjal);
  9. Nefritis interstisial akut (peradangan pada ginjal yang menyebabkan cairan dan zat beracun tidak dapat disaring);
  10. Kerusakan arteri;
  11. Scleroderma (salah satu punyakit kulit);
  12. Vaskulitis (peradangan pembuluh darah); dan
  13. Akut tubular nekrosis.

Gagal ginjal kronis disebut juga sebagai silent killer. Hal ini disebabkan karena penyakit ini tidak menunjukkan gejala sakit yang mudah disadari oleh orang. Biasanya pasien akan merasakan gejala gagal ginjal kronis setelah persentase fungsi kerja ginjal berkurang cukup banyak. Berikut adalah beberapa gejala gagal  ginjal kronis:

  1. Anoreksia;
  2. Mual;
  3. Muntah;
  4. Napas berbau ammonia;
  5. Cegukan;
  6. Anemia;
  7. Kulit pucat dan kekuningan;
  8. Gatal;
  9. Kadar trombosit rendah;
  10. Miopi;
  11. Hipertropi;
  12. Lemah dan lemas;
  13. Tidak bisa tidur dan konsentrasi;
  14. Hipertensi;
  15. Sesak napas;
  16. Nyeri dada;
  17. Irama jantung fluktuatif;
  18. Gangguan libdo;
  19. Menstruasi tidak teratur; dan
  20. Sakit tulang (pinggang serta punggung).
Stage gagal ginjal kronis

http://gagalginjalkronik.com/wp-content/uploads/2015/08/Penanganan-Gagal-Ginjal-Kronik.jpg

Apa bila pasien gagal ginjal kronis sudah di stadium lima atau akhir, dimana persentase fungsi ginjal di bawah 15%, maka pasien tersebut harus mendapatkan tindakan berupa hemodialisis atau transplantasi ginjal.

 

Untuk mengetahui lebih pasti tentang gagal ginjal akut dan kronis ini, pasien dapat melakukan pemeriksaan urin dan darah lengkap. Selain itu pasien juga dapat melakukan pemeriksaan USG, CT scan, EKG, dan GFR.

Gagal ginjal merupakan penyakit menahun yang gejalanya sering kali tidak disadari. Gagal ginjal bukan hanya menyerang orang lanjut usia tetapi orang yang masih muda dan produktif pun dapat mengalaminya. Jika ada yang merasakan gejala-gejala di atas, jangan khawatir dan panik. Periksa dan konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui kepastiannya.

Sumber referensi: Muhammad, As’sadi. Maret 2012. Serba-Serbi Gagal Ginjal. Yogayakarta: Diva Press.

Penulis: yossika tantri

Foto Profil dari yossika tantri
Saya bekerja dari rumah. Berkecimpung di dunia internet marketing dan kewirausahaan. sedang mengeksplor diri lebih jauh.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...