Kesehatan / Gizi / Tembaga, Si Mineral Kunci yang Perlu Dipenuhi

Tembaga, Si Mineral Kunci yang Perlu Dipenuhi

TEMBAGA merupakan mineral kunci yang kita butuhkan dalam pelbagai sistem tubuh kita. Mineral tersebut merupakan pembangun jaringan tubuh yang kuat, menjaga keseimbangan volume darah, dan memproduksi energi bagi sel-sel tubuh. Untuk aneka keperluan yang penting itu, tubuh kita tidak dapat menghasilkan tembaga sendiri. Berbeda dengan kolesterol yang juga diproduksi oleh tubuh kita. Lalu, dari koin tembagakah kita memenuhi kebutuhan akan mineral itu?

Tentu tidak. Kita tidak harus mengonsumsi koin yang mengandung tembaga. Cukup kita pastikan bahwa diet keseharian kita mengandung unsur tembaga tersebut yang kebanyakan dapat kita peroleh dari jenis makanan nabati.

Dalam dunia kulineri, ada banyak makanan yang mengandung tembaga, dan kita akan coba menuliskannya di sini. Namun sebelum itu, kita harus tahu dulu alasan lain mengapa kita harus memenuhi kebutuhan akan mineral bernama tembaga itu.

Perlindungan Antioksidan

Ini adalah salah satu alasan mengapa kita perlu memenuhi kebutuhan akan mineral tembaga. Tembaga adalah salah satu cofaktor untuk satu bentuk enzim yang disebut superoxide dismutase (SOD). Enzim tersebut merupakan salah satu enzim antioksidan utama dalam tubuh kita.

Menguatkan jaringan tulang

Berdasarkan data dari Marquardt ML, Done, SL, Sandrock M, et al  2012, kekurangan asupan dari tembaga dapat menyebabkan osteoporosis. Hal ini menjadi petunjuk bahwa tidak hanya kalsium yang kita butuhkan. Tidak hanya itu, mineral yang diperlukan untuk memproduksi kolagen ini dan menjaga agar pembuluh darah tidak mudah pecah.

Pendukung Energi

Tembaga memainkan dua peran penting dalam produksi energi dalam tubuh. Pertama, membantu dengan penggabungan zat besi dalam sel darah merah, mencegah anemia. Kedua, terlibat dengan pembentukkan energi dari karbohidrat dalam sel.

Sebagaimana dalam permasalahan tulang di mana kita pun membutuhkan kalsium. Tembaga pun memerlukan peranan zat besi. Dan biji wijen salah satu bahan makanan yang kaya kaan zat besi dan tembaga.

Penyeimbang Kadar Kolesterol

Hal ini memang masih diperdebatkan, tetapi dalam kasus penelitian yang dilakukan uji coba pada hewan, kekurangan tembaga meningkatkan kadar kolesterol darah pada hewan tersebut.

Sumber makanan yang mengandung tembaga

Berikut ini daftar bahan pangan yang dapat kita pilih untuk dikonsumsi dalam rangka memenuhi kebutuhan akan tembaga:

yang terbaik: biji wijen, kacang mete, kacang kedelai, jamur shitake, beet, lobak, asparagus, biji bunga matahari.

yang baik: tempe, tahu, nanas, alomond, kentang, kiwi, brokoli, basil, kubis, bawang putih, peterseli, alpukat, pepaya, kunyit, wortel, dan lainnya.

Catatan

Makanan yang mengandung mineral tembaga kadarnya tidak akan hilang sejauh kita menyimpannya sesuai dengan batas rekomendasi. Kalau makanannya sudah tak layak makan, maka tembaganya sudah rusak dan tidak boleh dikonsumsi.

Adapun proses pengolahan yang terlalu lama dan banyak menggunakan air akan melarutkan kadar tembaganya, saran terbaik adalah dengan mengukus. Jika ingin membuat sayur bayam, pastikan merebusnya jangan terlalu lama karena proses perebusan akan melarutkan mineral yang terkandung dalam makanannya.

Hindari ikan-ikanan yang tercemar tembaga dari limbah pabrik. Karena itu tidak baik. Kecuali memang yang sudah ada dalam makanan tersebut.

Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja
Pembelajar asal Garut. Lulusan Ilmu Gizi IPB, Bogor. Alumni MAN Insan Cendekia, Serpong. Salah satu pengajar di lembaga bimbingan belajar di Kota Bogor, dan tentor lepas bagi beberapa murid privat. Bidang ampu mata ajar Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi SMP/SMA.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...