Kesehatan / Gizi / Seng, Tidak Populer Tetapi Penting Bagi Tubuh

Seng, Tidak Populer Tetapi Penting Bagi Tubuh

Jika dilihat dari sudut pandanga makanan, seng merupakan salah satu jenis nutrisi yang kurang populer di telinga masyarakat. Kalah pamor dengan mineral lainnya seperti kalsium, zat besi, ataupun natrium. Seng memiliki peranan yang tidak kalah penting bagi tubuh kita.

Seperti magnesium, seng digunakan sebagai kofaktor oleh sejumlah enzim penting. Kekurangan mineral tersebut akan berpengaruh pada imunitas, kesehatan kulit, dan reproduksi.

Sebelum kita membahas sumber pangan yang mengandung seng. Ada baiknya kita mengetahui alasan mengapa kita perlu memenuhi kebutuhan seng setiap harinya?

Fungsi imun

Diet rendah seng dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh kita. Untuk alasan itu kita perlu menghindari diet rendah seng. Karena mineral tersebut dibutuhkan untuk mendukung fungsi imun.

Penting bagi Kesehatan Kulit

Beberapa studi membuktikan bahwa kekurangan seng dapat menjadi penyebab kulit wajah mudah berjerawat, ruam, jamuran, dan sariawan. Walaupun bukan  menjadi penyebab utama kerusakan kulit, kekurangan seng dapat memicu rusaknya kulit.

Mendukung organ sensorik

Kekurangan mineral penting ini dapat menyebabkan organ sensorik mengalami penurunan fungsi. Untuk itu kita perlu memenuhi kebutuhan harian untuk seng. Zinc juga penting untuk penglihatan. Ia bekerja sama dengan vitamin A untuk membantu cahaya dalam retina dan mengirim impuls saraf ke otak.

Meningkatkan Kualitas Sperma!

Dalam satu studi, relawan pria makan dengan hanya 10% dari Nilai Harian seng yang dipersyaratkan (15 miligram) selama kurang lebih satu bulan. Peneliti mengukur kualitas sperma serta kuantitas sebelum dan sesudah diet rendah zinc tersebut. Hasilnya  kualitas serta komposisi sperma pada pria yang kekurangan zinc menurun daripada yang memenuhi kebutuhan hariannya. Hal ini membuktikan bahwa zinc dapat meningkatkan kesuburan reproduksi pria. (lihat El-Tawil AM 2003 dan Herbel J, et al et al. 1992)

Pangan yang mengandung Zinc

Daging domba, pangan sumber seng yang baik.

Daging domba, pangan sumber seng yang baik.

Dalam hal daging-dagingan domba termasuk yang paling baik sebagai sumber zinc. Udang, oat, biji wijen, kacang mete, jamur shitake, yogurt, brokoli, scalop, tahu, bayam, peterseli, rumput laut, dan asparagus. Bagi bayi, zinc terpenuhi dari ASI.

Menurut National Academy of Sciences di Amerika, berdasarkan data tahun 1991 tentang jumlah kecukupan diet harian seng adalah sebagai berikut:

0-6 bulan: 2 mg
7-12 bulan: 3 mg
1-3 tahun: 3 mg
4-8 tahun: 5 mg
9-13 tahun: 8 mg
14-18 tahun, wanita: 8 mg
14-18 tahun, pria: 11 mg
19+ tahun, wanita: 8 mg
19+ tahun, pria: 11 mg
wanita hamil, 14-18 tahun: 12 mg
wanita hamil, 19+ tahun: 11 mg
wanita menyusui, 14-18 tahun: 13 mg
wanita menyusui, 19+ tahun: 12 mg

Jika dilihat dari segi kebutuhan hariannya, laki-laki lebih membutuhkan asupan yang mengandung seng dibandingkan dengan perempuan. Hal itu memang terkait dengan manfaatnya bagi kualitas ataupun kesuburan sperma.

Catatan

Pada dasarnya, zinc adalah nutrisi yang tahan lama, sekalipun suatu makanan mudah rusak seng di dalamnya tetap utuh. Hal itu bukan berarti kita bisa menyimpan bahan makanan mengandung zinc untuk berbulan-bulan. Karena kita tetap perlu mengonsumsi pangan yang segar dan terhindar dari kontaminasi bakteria.

sumber gambar: theaussiebutcher.com

Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja
Pembelajar asal Garut. Lulusan Ilmu Gizi IPB, Bogor. Alumni MAN Insan Cendekia, Serpong. Salah satu pengajar di lembaga bimbingan belajar di Kota Bogor, dan tentor lepas bagi beberapa murid privat. Bidang ampu mata ajar Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi SMP/SMA.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...