Kesehatan / Wawasan / Rambutan dan Kiat Menghadapi Musim Hujan

Rambutan dan Kiat Menghadapi Musim Hujan

RambutanKita sering tidak sadar kalau alam ini sudah memberikan segalanya, termasuk soal manajemen waktu makan buah. Banyak dari musim buah-buahan mengikut pada pola musim yang tengah berlangsung. Misalnya saat musim hujan, pasti kita akan mudah menjumpai para penjual rambutan. Sedangkan sudah bukan rahasia umum lagi kalau di musim penghujan banyak dari kita yang terkena flu.

Buah-buahan menurut musimnya memang terbagi menjadi dua, ada yang muncul saat musim tertentu dan ada yang berbuah sepanjang tahun. Dan dalam rangka menghadapi musim penghujan sudah saatnya kita tahu bahwa buah-buahan yang kaya akan vitamin C tidak cuma jeruk, tetapi ada juga pada buah yang lainnya, khususnya rambutan karena di musim hujan jumlahnya melimpah dan harganya murah sedangkan kandungan gizinya sangat bersaing.

Berikut ini perbandingan antara jeruk dan rambutan per 100 gram berat kering berdasarkan daftar komposisi makanan organisasi pangan dunia untuk wilayah Asia Tenggara tahun 1972:

JERUK

  • Energi 34 Kkal
  • Air 90,4 miligram
  • Protein 0,5 miligram
  • Lemak 0,1 gram
  • Karbohidrat total termasuk serat 8,7 miligram
  • Serat 0,3 miligram
  • Karbon 0,3 miligram
  • Kalsium 20 miligram
  • Fospor 16 miligram
  • Zat besi 0,2 miligram
  • Natrium 2 miligram
  • Kalium 139 miligram
  • B-karoten ekivalen 50 miligram
  • Tiamin 0,05 miligram
  • Riboflavin 0,03 miligram
  • Niasin 0,3 miligram
  • Vitamin C 32 miligram

RAMBUTAN

  • Energi 64 Kkal
  • Air 82 miligram
  • Protein 1 miligram
  • Lemak 0,1 gram
  • Karbohidrat total termasuk serat 16,5 miligram
  • Serat 1,1 miligram
  • Karbon 0,4 miligram
  • Kalsium 20 miligram
  • Fospor 15 miligram
  • Zat besi 0,9 miligram
  • Natrium 1 miligram
  • Kalium 64 miligram
  • B-karoten ekivalen 0 miligram
  • Tiamin 0,01 miligram
  • Riboflavin 0,06 miligram
  • Niasin 0,4 miligram
  • Vitamin C 53 miligram

Jika melihat daftar nilai kandungan tiap komponen gizi antara jeruk dan rambutan, asumsi yang mengatakan bahwa untuk mencegah flu adalah dengan konsumsi jeruk tidak mutlak benar, karena rambutan pun dapat mencegah hal itu, karena kandungannya vitamin C pada rambutan justru lebih tinggi dibandingkan dengan jeruk. Untuk itulah kita sebaiknya memanfaatkan momen musim buah yang tengah berlangsung. Jika memang rambutan lebih terjangkau saat musim penghujan, maka pilihan bijak adalah dengan mengkonsumsi buah yang melimpah itu.

Kiat menghadapi musim penghujan

Awal tahun baru masehi biasanya identik dengan curah hujan yang tinggi. Dan pada musim ini sebagaimana musim kemarau tidak lepas dari risiko yang dapat menyebabkan kita terserang penyakit. Akan semakin banyak ancaman dengan adanya musim penghujan. Umumnya kita akan rentan terjangkit flu karena daya tahan tubuh yang menurun. Hal ini sebenarnya dapat disiasati dengan pola konsumsi yang sehat, salah satunya dengan konsumsi buah-buahaan kaya vitamin C. Dan untuk bahan pangan lainnya, dapat mengkonsumsi kaldu ayam misalnya. Dan terkait menu diet tersebut menjadi kiat yang pertama dalam menghadapi musim penghujan.

Adapun kiat yang kedua, pastikan selalu membawa jas hujan atau payung jika hendak bepergian, tidak mengapa kalau sebelumnya mengecek prakiraan cuaca. Di era digital sekarang, prakiraan cuaca dapat diakses melalui alat telekomunikasi kita masing-masing, jadi tidak harus melihatnya di televisi. Kiat yang ketiga, menjaga kebersihan lingkungan dengan memilah dan membuang sampah pada tempatnya, jangan sampai ada genangan air pada sarana yang memungkinkan jentik nyamuk tumbuh dengan mudahnya.

Ke depan, karena alam sudah memberikan pola tumbuh buah-buahan itu tidak mungkin sia-sia maka jangan ragu mengkonsumsi buah-buahan musiman, kalau memang lagi musim hujan, makanlah buah-buahan yang lebih banyak ditemukan pada musim itu. Selebihnya sudah menjadi suatu keharusan bagi yang tahu untuk memberikan wawasan agar tidak ada asumsi-asumsi yang terlalu keliru ataupun fanatik.

sumber gambar: womansday.com

Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja
Pembelajar asal Garut. Lulusan Ilmu Gizi IPB, Bogor. Alumni MAN Insan Cendekia, Serpong. Salah satu pengajar di lembaga bimbingan belajar di Kota Bogor, dan tentor lepas bagi beberapa murid privat. Bidang ampu mata ajar Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi SMP/SMA.

6 comments

  1. karena sekarang musim hujan, tips ini harus diterapkan…

  2. menjaga kesehatan diri sendiri itu sebenernya mudah nggak usah repot2…cukup terapkan tips ini maka musim hujan bukan lagi ancaman buat kesehatan anda…bagus artikelnya…

  3. Ternyata Jeruk gk bbenar bisa nyembuhin flu oke thanks tips tipsnya

    • Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja

      Maaf bukannya tidak bisa. Jeruk tetap bisa menyembuhkan dan mencegah flu. Hanya saja, ternyata tidak hanya jeruk, dari segi kandungan vitamin C nya ternyata rambutan lebih banyak. Dan kalau musim hutan lebih banyak rambutan, mengapa harus mencari jeruk? Upaya memanfaatkan buah musiman. :)

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...