Kesehatan / Rumah Sehat / Jamban Bersih Cerminan Keluarga Sehat

Jamban Bersih Cerminan Keluarga Sehat

Sanitasi dalam suatu rumah menjadi barometer penting mengukur risiko kesehatan keluarga yang menyinggahinya. Karena kebersihan erat kaitannya dengan kesehatan. Tidak hanya soal pangan yang harus terjamin kebersihannya, tetapi juga soal jamban. Banyak lembaga kesehatan di mancanegara menjadikan jamban sebagai aspek yang penting diperhatikan untuk menilai apakah suatu rumah itu sehat untuk ditinggali atau tidak. Mengapa sampai sebegitu pentingnya?

Karena kita ketahui, jamban adalah tempat di mana kita mandi, buang air besar, buang air kecil, bahkan ada yang sampai dipakai untuk mencuci. Tempat yang disebut juga dengan istilah toilet atau kamar mandi tersebut tentu saja rentan kotor dan akhirnya menjadi sumber biang kerok munculnya penyakit, karena jamban yang tidak bersih memicu tumbuh kembangnya bakteri patogen.

Selain itu, keberadaan jamban menjadi harus sebab bertujuan agar lingkungan tetap bersih, sehat serta tidak bau. Tidak hanya itu, adanya jamban juga bertujuan menghindari sumber air tercemar oleh kotoran yang kita hasilkan. Dan agar mempersempit tempat berkembang biaknya bakteri, kuman, maupun serangga penyebar penyakit. Namun, keberadaan jamban tidak boleh asal ada, misalnya di bantaran sungai, atau di kali pinggir jalan, hal itu jelas tidak elok. Maka itu, kita perlu memperhatikan syarat dari jamban sehat. Adapun yang harus menjadi perhatian adalah sebagai berikut:

  1. Jamban harus bersih dan tidak berbau.
  2. Gampang dibersihkan dan memiliki nilai guna yang aman.
  3. Dilengkapi dinding permanen dan tertutup dari pandangan luar, artinya nggak bisa diintip.
  4. Dilengkapi lampu agar tidak lembab serta untuk penerangan, dan jendela atau ventilasi untuk sirkulasi udara.
  5. Pastikan jamban yang kita bangun tidak terlalu sempit, dan lantainya jangan sampai licin.
  6. Harus disediakan gayung, air yang cukup, sabun, dan peralatan mandi lainnya.
  7. Jauh dari sumber air minum, pastikan kalau bikin sumur harus dibikin jarak dengan jambannya, termasuk dalam pembuatan penampungan kotoran harus dibangun berjauhan agar tidak mengotori lingkungan.

Nah, setelah mengerti syarat jamban yang sehat, tentu kalau sudah ada kita harus memeliharanya. Bagaimana caranya? Simpel saja, pertama bersihkan jamban secara teratur minimal satu kali dalam sehari, kalau perlu gunakan antibakteria untuk membasmi kuman atau dengan disiram air panas lantainya. Kedua, usahakan lantai agar tidak basah jika tidak digunakan, jadi memang harus dibangun lantai kamar mandi yang membuat air mengalir ke saluran dan tidak membentuk genangan. Ketiga, kuraslah bak mandi 2x seminggu, agar terbebas dari jentik nyamuk atau bisa menggunakan cairan antiseptik maupun pembunuh jentik. Keempat, Tidak boleh membuang sampah sampah dalam jamban, itu bisa jadi sumbatan, sumber bau, serta sarang serangga semisal kecoa. Kelima, tersedia pembersih jamban seumpama sikat dan sabun lantai. Keenam, kalau ada tanda kerusakan jangan dibiarkan, segera diperbaiki. Ketujuh, kita harus memastikan sumber air yang kita peroleh itu bersih, bisa dengan menggali sumur atau dari mata air yang masih terjaga kebersihannya. So, sekarang nggak ada alasan untuk malas bersihin jamban, karena jamban yang bersih cerminan keluarga sehat. Bahkan di Eropa, jamban itu kadang lebih nyaman dibandingkan ruang lain dalam suatu rumah. Hatta, sudah saatnya kita hidup bersih termasuk masalah jamban.

 

Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja
Pembelajar asal Garut. Lulusan Ilmu Gizi IPB, Bogor. Alumni MAN Insan Cendekia, Serpong. Salah satu pengajar di lembaga bimbingan belajar di Kota Bogor, dan tentor lepas bagi beberapa murid privat. Bidang ampu mata ajar Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi SMP/SMA.

2 comments

  1. kalau menurut saya yang terpenting dalam sanitasi yaaa pengairan yang lancar :) pakai tisu juga bisa sih, tapi kurang nyaman ya
    he-eh banget! peralatan mandi juga wajib ada^^ terutama gayung

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...