Kesehatan / Gizi / Ampuhnya Vitamin B15 untuk Mencegah Pelbagai Penyakit

Ampuhnya Vitamin B15 untuk Mencegah Pelbagai Penyakit

Tahukah Anda, kekurangan vitamin dapat mengakibatkan kondisi kesehatan menurun serta tubuh  tumbuh kembang melambat? Why? Karena vitamin tidak dihasilkan oleh badan. Maka itu dalam diet kita, bahan pangan yang mengandung pelbagai vitamin wajib tergenapi, termasuk dalam hal ini vitamin B15 yang biasa juga disebut dengan Pangamic Acid.

Vitamin yang ditemukan oleh Dr. Krebs tersebut umumnya dapat dijumpai secara alamiah dalam bentuk garam permanganat di kawasan Rusia, dan negara lain di benua Eropa, hanya saja harganya masih mahal, sedangkan kian kemari dengan ditemukannya banyak penelitian sebagaimana dalam Vitamin15 A Review and Update di mana adanya upaya membuat vitamin B15 sintetis, di negara kita justru kebalikkannya, menurut Prof. Dr. Ir. Evi Damayanthi, MS., kita semakin menyiakan ketersediaan dari vitamin B15 alami yang melimpah dan harganya murah, yang mana dapat digunakan sebagai bahan makanan yang sehat sejak dahulu kala namun kini mulai ditinggalkan, apalagi kalau bukan dedak halus alias bekatul yang dalam istilah lain disebut dengan rice bran.

Fungsi utama dari vitamin B15 adalah selaku donor metil, yang membantu di dalam pembentukkan asam amino tertentu seperti metionin. Zat tersebut memiliki peran dalam oksidasi glukosa dan respirasi sel sehingga dapat menghindari yang namanya kekurangan oksigen di otot jantung serta otot lainnya. Dan, sebagaimana dengan vitamin E, vitamin B15 juga dapat bertindak sebagai antioksidan penangkal radikal bebas. Selain itu, konsumsi pangan bervitamin B15 dapat menghindarkan kita dari gejala diabetes, darah tinggi,  dan lainnya.

Salah satu hasil penelitian terkait vitamin B15 adalah studi yang dilakukan oleh Y.F. Udalov dalam Vitamin B15 (Pangamic Acid), Properties, Functions and Use., bahwa zat tersebut sangatlah bermanfaat bagi metabolisme otot, terkhususnya adalah otot jantung. Dan juga dapat memaksimalkan fungsi hati kita. Tentu saja, vitamin B15 tidak hanya terdapat pada dedak padi, tetapi termasuk jagung dan gandum serta yang lainnya. Tidak hanya vitamin B15 saja yang kita dapatkan dari konsumsi dedak halus, sebagaimana hasil studi Eijkman (1858-1930)  bekatul juga mengandung B1, B2, B3, B5, B6, dan tokoferol, serat pangan, dan mineral. Untuk itu, tak ada salahnya memang kita mengkonsumsi dedak halus dari aneka serelia baik beras putih ataupun beras merah, yang kini sudah dijual dalam bentuk siap olah. Sebab mencegah lebih baik daripada menyembuhkan. Dan hal itu, tentu saja jauh lebih baik daripada mengkonsumsi vitamin buatan.

Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja
Pembelajar asal Garut. Lulusan Ilmu Gizi IPB, Bogor. Alumni MAN Insan Cendekia, Serpong. Salah satu pengajar di lembaga bimbingan belajar di Kota Bogor, dan tentor lepas bagi beberapa murid privat. Bidang ampu mata ajar Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi SMP/SMA.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...