Kesehatan / Informasi / 10 Makanan Penangkal Bahaya Matahari

10 Makanan Penangkal Bahaya Matahari

KiwiBanyak orang asing datang ke Indonesia untuk menikmati cahaya matahari bumi khatulistiwa. Tetapi, dalam beberapa tempat dan belakangan ini, dengan kondisi sabuk pelindung bumi kita yakni atmosfir yang tidak sekuat dulu, banyak sinar-sinar yang jahat dari matahari lolos dan berisiko menyerang salah satu organ indra kita, yakni kulit. Di negeri kita sendiri, umumnya orang menghindari cahaya panas, sebenarnya, bukan cahaya panas itu yang membahayakan tetapi sinar UV dari mataharilah yang justru dapat merusak sel-sel kulit kita. Bahkan tidak jarang sinar-sinar bahaya tersebut dapat menjadi penyebab berkembangbiangnya kanker kulit. Tentu kita tidak ingin hal itu terjadi, bukan?

Lalu bagaimana solusinya? Kita mungkin tidak harus selalu memakai tabir surya secara berlebihan. Karena beberapa makanan berikut ini justru selain menyehatkan dapat menjadi benteng bagi tubuh kita untuk menangkal bahaya dari sinar jahat yang dikirim oleh matahari ke bumi. Apa sajakah makanan tersebut? Beberapa mungkin tidak asing dan hampir semuanya mudah didapatkan. Adapun kesepuluh makanan tersebut adalah sebagai berikut:

Kopi!

Baru-baru ini muncul hasil penelitian tentang coffee protect skin cancer yang dilansir oleh livescience.com, tetapi seperti yang kita ketahui penelitian tentang banyak minum kopi dapat membuat jantung berdebar, sakit perut, dan lainnya tentu saja jangan sampai tidak diperhatikan. Setidaknya, ada manfaatnya sejauh kita mengkonsumsi dalam batas wajar. Tentu kita ingat bagaimana Mbah Surip, diberitakan beliau wafat selepas menenggak banyak kopi. Tapi, kita pun bisa lihat para petani di Indonesia, hampir semua suka ngopi. Jadi memang harus dibarengi aktifitas fisik juga, ya.

Kunyit!

Menurut para peneliti di UCLA, kunyit atau di beberapa daerah disebut koneng ini ternyata mampu membunuh sel-sel kanker kulit. Bahkan sejak dalam air liur kita misalnya saat mengkonsumsi makanan atau minum sari kunyit, maka ia langsung bekerja membunuh bakteri jahat termasuk sel-sel yang membahayakan tubuh kita. Jadi, tidak ragu lagi ya masak makanan dengan rempah yang satu ini :)

Sayuran Hijau Tua!

Siapa yang suka makan sayur? Selain banyak mengandung vitamin E, ternyata sayuran hijau tua banyak mengandung karotenoid seperti lutein, zeaxanthin, dan flavonoid. Studi karotenoid telah menunjukkan bahwa mereka dapat menekan efek dari sinar matahari, terutama bila dikombinasikan dengan vitamin E. Makanan tinggi lutein antara lain kangkung, bayam, collard hijau, labu siam, labu, brokoli,  dan jagung manis. Selain itu, klorofil (hal yang membuat tanaman hijau) mengikat dengan karsinogen sebelum mereka memasuki saluran pencernaan. Beberapa makanan penuh klorofil adalah bayam , peterseli, selada air, dan kacang hijau.

Stroberi, Jeruk, dan Kiwi

Stroberi, jeruk, kiwi dan makanan lain yang tinggi vitamin C tidak hanya membantu tubuh membuat kolagen (protein yang diperlukan pada kulit dan penyembuhan tulang dan elastisitas kulit) tetapi mereka melindungi terhadap penyakit lain juga. Termasuk bahaya kanker kulit. Baiknya dikonsumsi dalam bentuk utuh, tidak dicampur gula ataupun susu.

Teh Hijau

Teh hijau memiliki senyawa yang disebut epigallocatechin gallate. Kimia yang terjadi secara alami ini memiliki banyak manfaat besar seperti penurunan berat badan, kesehatan jantung dan melindungi terhadap radiasi UV. Ini juga telah ditunjukkan untuk menahan pertumbuhan jenis sel kanker ditambah mungkin mencegah penyakit Alzheimer. Tetapi bagi Anda yang alergi atau menghindari kafein, sebaiknya cukup konsumsi satu cangkir teh hijau perhari.

Wortel dan Ubi Jalar

Keduanya ini sudah tidak asing lagi bukan. Mungkin kalau ubi jalar agak jarang ya sekarang, tetapi keduanya padahal sangat bermanfaat untuk kulit, selain juga untuk kesehatan mata. Dalam keduanya terdapat beta karoten yakni warna merah-oranye pigmen yang ditemukan dalam banyak buah-buahan dan sayuran termasuk wortel dan ubi jalar. Beta karoten telah terbukti mengurangi risiko terbakar sinar matahari. Seperti cokelat hitam, wortel mengandung flavonoid dan juga vitamin A yang membantu melindungi mata kita. Sebuah penelitian di Jerman menunjukkan bahwa brokoli dan aprikot kering juga tinggi beta karoten dan bahwa makan makanan ini secara teratur “melindungi kulit secara signifikan terhadap risiko kulit terbakar”.

Cokelat Hitam!

Siapa yang tidak suka cokelat? Dari tua dan muda, dari anak hingga dewasa, umumnya menyukai cokelat. Hanya saja, cokelat yang menyehatkan itu memang jarang ada yang suka. Mengapa? Karena biasanya murni kakao dan rasanya tidak manis. Dan begitulah seharus, cokelat hangat dalam secangkir wadah, jika ingin memperoleh manfaat harus mengandung, setidaknya 60% cokelat hitam asli, lebih baik lagi kalau tidak ditambah gula ataupun susu. Dan karena mengandung flavonoid, maka bahaya sinar UV pun dapat dihindari.

Itulah sepuluh makanan yang dapat menangkal bahaya sinar mahatari, sebenarnya masih banyak yang lainnya. Dan pada intinya, jangan menumpukan harapan terbebas dari bahaya sinar matahari dari krim-krim tabir surya semata. Namun mulailah dengan konsumsi buah dan sayuran. Dan ingat jika ingin menjus buah atau sayur, kalau bisa jangan pakai gula ataupun susu. Kalau mau scukupnya saja. Ok, salam sehat dan mari kita katakan selamat tinggal pada sinar berbahaya matahari!

sumber gambar: smoothieweb.com

Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja
Pembelajar asal Garut. Lulusan Ilmu Gizi IPB, Bogor. Alumni MAN Insan Cendekia, Serpong. Salah satu pengajar di lembaga bimbingan belajar di Kota Bogor, dan tentor lepas bagi beberapa murid privat. Bidang ampu mata ajar Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi SMP/SMA.

3 comments

  1. Artikel yang bagus. Rempah rempah dan buah buahan memang bisa merawat kulit

    • Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja

      Benar sekali Naufal
      Jadi inget salah satu dosen saya, namanya dokter Naufal
      Rempah-rempah memang dapat dijadikan masker kulit yang menyehatkan, termasuk buah. Tetapi lebih baik rajin mandi dan makan buah dan rempah saja :)

  2. Sebenernya memang nggak usah ribet2 harus perawatan kesana-kesini cukup konsumsi buah dan sayur yang tercukupi sudah dapat merawat sekaligus melindungi kulit yah….

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...