Kesehatan / Informasi / Sayuran Pelancar ASI

Sayuran Pelancar ASI

Sayuran pelancar ASI – Tidak bisa dipungkiri bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah anugerah terbaik untuk ibu dan bayi. ASI merupakan makanan sekaligus minuman pertama, utama dan terbaik untuk bayi. ASI mengandung gizi yang lengkap dan tepat untuk pertumbuhan bayi. Sehingga, para ibu sangat disarankan untuk memberikan ASI ekslusif pada bayi pada enam bulan pertama semenjak bayi lahir. Selanjutnya, bayi tetap harus menerima asupan ASI hingga usia 2 tahun.

Namun  tidak semua ibu yang beruntung memiliki produksi ASI yang mencukupi kebutuhan bayinya. Terkadang, tidak sedikit dari ibu-ibu yang baru melahirkan dan menyusui tersebut, air susunya tidak keluar atau produksi air susunya sedikit. Kondisi ini tentu saja membuat si ibu sedikit khawatir si anak tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup karena terbatasnya asupan ASI untuk sang buah hati. Akhirnya, susu formula menjadi alternatif pilihan.

Ibu yang baik tentunya akan berusaha memberikan yang terbaik bagi bayinya. Ibu tidak akan menyerah begitu saja dengan keadaan. ASI adalah makanan terbaik dan utama bagi bayi. Ibu yang baik pasti akan berikhtiar untuk meningkatkan produksi ASI untuk si buah hati. Nah, bagi kaum ibu yang sedang berikhtiar meningkatkan produksi ASI, berikut ada beberapa jenis sayuran pelancar ASI yang baik dikonsumsi oleh ibu untuk meningkatkan produksi ASI-nya.

Daun Kacang Panjang

Daun kacang panjang merupakan salah satu sayuran pelancar ASI yang bisa ibu konsumsi. Daun kacang panjang memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Daun kacang panjang memiliki kandungan polifenol, saponin, protein, lemak, karbohidrat, vitamin (A, B1, B2, dan C), fosfor, kalsium, besi, belerang, mangan, magnesium, dan niasin.

Untuk memperlancar ASI, ibu disarankan untuk mengkonsumsi air rebusan daun kacang hijau segar setiap hari. Caranya, ambil 300 gram daun kacang panjang segar. Setelah dicuci bersih, rebus daun kacang panjang tersebut dengan 1,5 gelar air bersih selama lebih kurang 15 menit. Saring, kemudian minum air rebusan setelah dingin.

Daun Katuk

Selain daun kacang hijau, daun katuk juga dipercaya sebagai sayuran pelancar ASI. Daun katuk diketahui mengandung protein, lemak, kalsium, besi, fosfor, vitamin (A, B1, dan C), dan beberapa kandungan nutrisi lainnya. Untuk memperlancar ASI, daun katuk bisa dikonsumsi seperti halnya daun kacang panjang. Yaitu dengan cara merebus 300 gram daun katuk dengan 1,5 gelas air bersih selama 15 menit. Kemudian air rebusannya diminum. Selain itu, ibu juga bisa mengkonsumsi daun katuk setelah diolah menjadi sayur bening.

Daun Kemangi

Daun kemangi mungkin tidak asing lagi bagi ibu. Daun kemangi populer dikonsumsi dalam bentuk lalapan mentah. Daun yang memiliki aroma khas ini mengandung minyak atsiri, saponin, flavonoid, dan tanin. Aroma khas yang dikeluarkan oleh daun kemangi dan rasanya yang sedikit pedas merupakan bukti bahwa daun ini mengandung minyak atsiri.

 Mengkonsumsi lalapan 25 gram daun kemangi setiap kali makan dipercaya berkhasiat untuk memperlancar produksi ASI. Jadi, setiap hari jangan segan untuk mengkonsumsi lalapan daun kemangi saat makan.

Lobak

Sayur bening umbi dan daun lobak juga bermanfaat untuk memperlancar produksi ASI. Lobak diketahui mengandung nutrisi lengkap bagi ibu dan bayi.

Pare

Di balik rasa pahitnya ternyata pare memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Buah pare diketahui mengandug alkaloid, glikosida, protein, lemak, karbohidrat, besi, kapur, vitamin A, B, dan C. Sebagai sayuran pelancar ASI, ibu bisa mengkonsumsi pare dalam bentuk lalapan. Untuk mengurangi rasa pahitnya, sebaiknya pare dikukus terlebih dahulu selama beberapa menit.

Buah Pepaya Mengkal

Buah pepaya mengkal kaya akan nutrisi bermanfaat untuk kesehatan ibu dan bayi. Buah pepaya mengkal mengandung enzim papain, saponin, beta karoten, pektin, lisosim, lipase, glutamin, vitamin C, dan lainnya. Sebagai sayuran pelancar ASI pepaya mengkal bisa dikonsumsi setiap sebanyak 2-3 kali sehari. Agar lebih nyaman dikonsumsi, ibu bisa mengukus potongan buah pepaya mengkal terlebih dahulu. Selain itu, buah pepaya mengkal juga bisa dibuat sayur bening, kemudian dikonsumsi bersama nasi.

Nah Ibu, bumi kita ini sangat kaya dengan sayur dan buah yang bermanfaat bagi kesehatan. Jangan pernah menyerah dengan keadaan. Mari berikhtiar untuk memberikan yang terbaik bagi si buah hati. Ketika produksi ASI kurang, jangan cepat menyerah pada susu formula. Berikhtiarlah untuk meningkatkan produksi ASI. Caranya tentu saja dengan menjaga kesehatan ibu dan mengkonsumsi sayuran pelancar ASI secara rutin. Insya Allah, ketika ibu berusaha dengan sungguh-sungguh, semua akan menjadi lebih mudah.

Sumber Gambar Sampul: www.wikipedia.org

Penulis: Neti Suriana

Foto Profil dari Neti Suriana
Author, content writer, blogger

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...