Kesehatan / Mulut & Gigi / Masalah Gigi dan Mulut yang Perlu Diketahui

Masalah Gigi dan Mulut yang Perlu Diketahui

Menjaga kesehatan gigi dan mulut sangatlah penting. Gigi yang sehat adalah modal utama dalam menunjang kesehatan sistem pencernaan makanan dan keindahan wajah. Gigi dan mulut dikatan sehat ketika ia terbebas dari berbagai masalah gigi dan mulut. Salah satu upaya untuk bisa menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah Anda perlu mengetahui berbagai masalah kesehatan yang mungkin terjadi pada gigi dan mulut. Dengan mengenal masalah-masalah tersebut, kita bisa memberikan perawatan yang tepat pada gigi dan mulu baik dalam upaya pencegahan ataupun penanganan terhadap masalah tersebut. Dalam artikel ini, Blogekstra.com ingin berbagi informasi tentang berbagai masalah gigi dan mulut.

Gigi Berlubang

Ini merupakan masalah gigi dan mulut yang paling umum dmasalah gigi dan mulutialami oleh manusia terutama jika kebersihan gigi dan mulut tidak dirawat dengan baik. Secara umum gigi berlubang disebabkan oleh dua faktor utama yaitu; (1) keberadaan bakteri –khususnya spesies streptococcus mutans—dalam mulut dan (2) sisa makanan yang tidak segera dibersihkan dari mulut. Ringkasnya, gigi berlubang sangat mungkin terjadi jika kita membiarkan sisa makan menempel terlalu lama pada gigi. Jadi, jika Anda tidak ingin mengalami masalah gigi satu ini Anda wajib menjaga kebersihan gigi dan mulut secara teratur. Biasakan untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur.

Nah, bagaimana jika gigi sudah terlanjur berlubang? Jika gigi sudah terlanjur berlubang sebaiknya segera ke dokter untuk mendapat perawatan yang tepat. Karena, jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kerusakan gigi semakin parah dan menyebar ke gigi yang lain.

Radang Gusi

Peradangan gusi adalah gangguan kesehatan yang terjadi pada gusi. Dicirikan dengan timbulnya gejala-gejala seperti gusi membengkak berwarna merah mengkilap, sakit dan mudah berdarah. Gejala-gejala ini bisa muncul bersamaan dan bisa muncul satu persatu. Intensitas serangannya mulai dari ringan hingga berat.

Adapun penyebab terjadinya  utama terjadinya radang gusi ini adalah adanya plak. Apa itu plak? Plak adalah timbunan makanan yang melekat pada permukaan gigi yang sudah substrat yang disukai oleh bakteri.  Aktivitas bakteri yang menempel pada plak akan mengeluarkan sejenis toksin (racun) yang dapat memicu terjadinya peradangan pada gusi. Pada tahap lanjut plak ini akan mengeras yang pada akhirnya akan membentuk karang gigi.

Radang Selaput Akar Gigi

Ini merupakan gejala lanjutan dari radang gusi yang tidak segera mendapat penanganan yang tepat. Bakteri penyebab radang gusi, lama kelamaan akan masuk menembus selaput akar gigi. Pada tahap kronis mungkin saja akan menyerang tulang rahang gigi dan mengakibatkan gigi menjadi goyang dan akhirnya tanggal.

Jadi, masalah radang gusi dan radang selaput akar gigi adalah satu kesatuan. Penyebabnya sama yaitu plak dan aktivitas bakteri pada gigi. Oleh karena itu, jika menemukan gejala ini segera periksakan gigi ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

Bau Mulut

Bau mulut merupakan masalah gigi dan mulut yang tidak menimbulkan rasa sakit akan tetapi cukup mengganggu. Terutama saat berinteraksi dengan orang lain. Karena, bau mulut yang tidak sedap dapat mengganggu orang yang berkomunikasi dengan kita. Hal ini bisa terdeteksi dari reaksi orang-orang yang berkomunikasi dengan kita, terutama lawan bicara. Umumnya, lawan bicara akan sedikit memalingkan muka, menahan nafas atau menutup hidung secara samar untuk menghindari bau mulut tidak sedap yang muncul dari mulut kita.

Gejala bau mulut memang lebih mudah terdeteksi oleh orang lain. Terkadang diri kita sendiri tidak menyadari, apalagi jika tidak peka dengan reaksi dan bahasa tubuh lawan bicara. Nah, untuk mendeteksi bau mulut secara mandiri coba jilat punggung tangan Anda, kemudian cium baunya. Apakah baunya masih wajar?Gigi Bertumpuk (Crowding Teeth)

Gigi Berjejal

Gigi selain berfungsi untuk mencerna makanan secara mekanik juga memiliki fungsi estetika yakni mempercantik bentuk wajah. Idealnya, gigi tersusun rapi dalam lengkungan yang semestinya. Namun terkadang, susunan gigi tidak selalu ideal pada semua orang. Pada sebagian orang kita menemukan gigi yang tidak tersusun rapi, bertumpuk dan berjejal.

Kondisi gigi yang berjejal ini tidak menimbulkan masalah berarti jika tidak terlalu parah. Namun, jika sudah parah, gigi terlalu bertumpuk hal ini dapat menimbulkan kesulitan mengunyah dan pemicu timbulnya plak pada gigi. Selain itu, juga dapat memperburuk penampilan seperti kasus gigi tonggos.

Masalah gigi berjejal bisa dicegah dengan memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan gigi sejak kecil. Misalnya, segera mencabut gigi susu yang sudah goyang sehingga gigi tidak tumbuh bertumpuk pada satu tempat. Jika gigi sudah terlanjur berjejal, maka perlu perawatan khusus untuk merapikannya.

Demikian sekilas informasi tentang berbagai masalah gigi dan mulut, semoga bermanfaat!

Gambar: m.klikdokter.com

Penulis: Neti Suriana

Neti Suriana
Author, content writer, blogger

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...