Kesehatan / Kanker / Inilah Penyebab Kanker Kulit yang Perlu Diwaspadai

Inilah Penyebab Kanker Kulit yang Perlu Diwaspadai

Penyebab Kanker Kulit –  Anda tentu pernah mendengar istilah kanker kulit bukan? Apa sih yang dimaksud dengan kanker kulit? Kanker kulit adalah tumor ganas yang terdapat pada kulit. Kanker kulit termasuk penyakit ganas yang sangat ditakuti. Karena, selain dapat merusak organ tubuh jenis penyakit ini juga berpotensi menyebabkan kematian.

Sumber Gambar: www.poskotanews.com

Sumber Gambar: www.poskotanews.com

Wah, sangat mengerikan sekali bukan? Lalu, pertanyaannya adalah apa penyebab kanker kulit? Dr. Dewi Inong Irana, SpKK, pengasuh rubrik ‘Konsultasi Kecantikan’ Majalah UMMI  menyebutkan bahwa penyebab utama kanker kulit adalah Sinar Ultraviolet (UV) dari matahari. Sinar UV yang masuk dalam jaringan dermis kulit berpotensi merusak susunan DNA sel kulit. Pada kondisi normal, sel-sel kulit yang rusak ini secara alami akan mati, kemudian mengelupas  dan digantikan oleh sel-sel kulit baru yang lebih sehat. Namun, jika sinar UV yang merusak sel-sel kulit sangat banyak, maka sel-sel kulit yang rusak juga akan semakin banyak. Sementara kemampuan regerasi sel-sel baru tetap. Akibatnya, tubuh kewalahan untuk memulihkan sel-sel kulit yang rusak.

Mengapa demikian? Karena, sel-sel kulit yang rusak terlalu banyak dan tidak segera mati. Sel-sel yang rusak tersebut tumbuh tidak normal, merajalela mendesak dan merusak sel-sel kulit yang normal. Sel-sel seperti inilah yang kemudian disebut dengan sel-sel kanker.

Ada fakta menarik terkait dengan kanker kulit ini. Tahukah Anda, ternyata orang yang memiliki warna kulit lebih terang (putih) lebih berisiko terkena kanker kulit dari pada orang yang memiliki kulit berwarna gelap. Mengapa demikian? Ini berkaitan dengan keberadaan pigmen wana kulit (melanin) yang ada dalam sel-sel kulit tersebut. Pigmen warna kulit (melanin) ini berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV, agar tidak masuk ke dalam kulit dan merusak sel-sel dermis kulit. Kulit yang berwarna terang umumnya memiliki jumlah melanin yang lebih sedikit dari pada kulit yang berwarna gelap. Sehingga, kemampuan kulit berwarna terang melindungi dirinya dari paparan sinar UV lebih rendah dari pada kulit yang berwarna gelap.

Jadi, inilah hikmahnya mengapa orang Indonesia yang hidup di daerah khatulistiwa dikaruniai Allah kulit yang berwarna sawo matang. Di daerah khatulistiwa potensi terpapar sinar UV lebih besar karena matahari bersinar sepanjang tahun. Sehingga, kulit kita membutuhkan perlindungan alami yang lebih besar. Komposisi pigmen kulit yang dimiliki oleh kulit yang berwarna sawo matang insya Allah secara alami mampu melindungi kulit tersebut dari paparan sinar UV yang dapat merusak sel kulit. So, berbahagialah dengan kulit sawo matang  Anda. Karena warna tersebutlah yang sesuai untuk melindungi kulit Anda di daerah khatulistiwa.

Demikian informasi singkat tentang penyebab kanker kulit. Semoga bermanfaat!

Penulis: Neti Suriana

Foto Profil dari Neti Suriana
Author, content writer, blogger

One comment

  1. Assalamu’alaikum, sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas pemaparan yang sangat mengena tentang kanker kulit, yakni penyebab, dampak, beserta ulasan proses terjadinya kanker kulit dll.. ada hal yang membuat saya ingin tahu. dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa gerombolan sel-sel kulit yang DNA-nya rusak akibat radiasi sinar UV tersebut tidak langsung mati .. namun sel-sel tersebut menjadi tumbuh tidak normal merajalela mendesak dan merusak sel-sel kulit yang normal. Sel-sel seperti inilah yang kemudian disebut dengan sel-sel kanker.
    Mengapa demikian ? Mengapa sel-sel yang rusak tsb tidak segera mati ? tetapi malah tumbuh lagi bahkan secara abnormal..
    mohon penjelasannya, terimakasih :)
    Wassalamu’alaikum

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...