Kesehatan / Informasi / Inilah 7 Macam Penyakit Degeneratif yang Perlu Diwaspadai

Inilah 7 Macam Penyakit Degeneratif yang Perlu Diwaspadai

Penyakit degeneratif merupakan istilah medis yang digunakan untuk menjelaskan suatu penyakit yang muncul akibat adanya proses penurunan fungsi sel-sel dalam tubuh.  Penyakit ini tidak menular, namun cukup berbahaya dan kasusnya terus meningkat setiap tahun. Ditenggarai kelompok penyakit ini berkaitan erat dengan genetik, usia, dan gaya hidup.

Hipertensi

Hipertensi (Hypertension) atau istilah umumnya tekanan darah tinggi adalah keaadaan di mana tubuh seseorang mengalami peningkatan tekanan darah hingga melewati batas normal. Nilai tekanan darah dapat diketahui dari pengukuran dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah. Nilai normal tekanan darah setiap orang berbeda-beda. Tergantung berat badan, tinggi badan, aktivitas dan lainnya.

Selain berpotensi menyebabkan kematian, hipertensi juga merupakan faktor resiko dari berbagai penyakit berbahaya. Terutama jika serangan hipertensi tidak mendapat pengobatan dan pengontrolan rutin. Hipertensi yang terjadi terus menerus akan menyebabkan jantung harus bekerja extra keras. Hal ini berpotensi menyebabkan kerusakan pada organ-organ penting dalam tubuh, seperti pembuluh darah ke jantung, otak, ginjal dan mata.

Seperti apa gejala serangan hipertensi? Serangan hipertensi bisa terdeteksi dari gejala-gejala yang terlihat ataupun terasa. Gejala-gejala hipertensi yang biasanya muncul antara lain; sakit kepala, mimisan, kelelahan, wajah kemerahan, pusing, gelisah, hingga pandangan menjadi kabur karena terjadinya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal.

Hipertensi termasuk jenis penyakit degeneratif yang berbahaya. Pada penderita hipertensi berat yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan terjadinya penurunan kesadaran bahkan koma akibat adanya pembengkakan pada organ otak. Pada serangan lebih lanjut bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, jika menemukan kasus hipertensi pada diri, keluarga dan orang-orang di sekitar Anda, segera lakukan penanganan yang tepat. Minimal dengan segera membawa penderita ke puskesmas dan petugas kesehatan terdekat.

Stroke

Stroke merupakan penyakit degeneratif yang banyak menyerang masyarakat modern dewasa ini. Penyakit berbanding lurus dengan perkembangan gaya hidup instan di masyarakat. Menurut data dari Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki), jumlah penyandang stroke di Indonesia terus mengalami peningkatan dalam sepuluh tahun terakhir. Yang lebih mengejutkan lagi, penyakit ini rata-rata menyerang generasi muda pada usia produktif. Hal ini tentu saja akan menurunkan produktifitas yang pada akhirnya akan mengganggu kestabilan finansial keluarga.

Peningkatan kasus stroke di Indonesia banyak disebabkan oleh pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Mengkonsumsi makanan instan, junk food, kurang mengkonsumsi makanan berserat, merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, kurang olahraga dan lainnya. Kegemukan dan kolesterol adalah faktor resiko stroke yang perlu diwaspadai.

Lalu, bagaimana dengan gejalanya? Kasus stroke seringkali terjadi mendadak, seketika dan menimbulkan kerusakan pada otak dalam hitungan menit. Gejala stroke bisa berbeda-beda, tergantung bagian jaringan otak yang terkena serangan. Beberapa gejala stroke yang mungkin terjadi, antara lain:

  • Kelemahan atau kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh.
  • Kehilangan penglihatan atau pendengaran.
  • Penglihatan ganda
  • Pusing
  • Sulit berbicara atau artikulasi bicara yang tidak jelas.
  • Sulit mengendalikan organ tubuh tertentu.
  • Sulit berpikir dan berbicara
  • Sulit menjaga keseimbangan tubuh dan gampang jatuh.
  • Pingsan tiba-tiba.

Diabetes Mellitus

Diabetes Mellitus (DM), lebih dikenal dengan istilah penyakit kencing manis. Ini merupakan bentuk kelaianan metabolis yang disebabkan oleh banyak faktor, seperti hiperglisemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.

Ada beberapa gejala umum yang biasa ditemukan pada penderita DM, antara lain:

  • Sering buang air kecil
  • Selalu merasa halus.
  • Terjadi penurunan berat badan

Jika menemukan gejala-gejala ini, Anda perlu memberikan perhatian serius. Karena, jika tidak mendapat penanganan serius, pada jangka panjang gejala ini bisa memicu berbagai komplikasi kronis, seperti;

  • Gangguan penglihatan, yang bisa berujung kebutaan.
  • Gangguan ginjal yang bisa berujung pada penyakit gagal ginjal.
  • Gangguan kardiovaskular
  • Dan lainnnya.

Kanker

Kanker adalah penyakit yang dicirikan dengan adanya kelaianan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk berkembang biak diluar kendali (pembelahan sel yang melebihi batas normal), menyerang jaringan di sekitarnya dan bermigrasi ke jaringan tubuh lain melalui sirkulasi darah. Sel kanker sangat berbahaya bagi tubuh. Sebagian besar sel kanker membentuk tumor, namun beberapa tidak, seperti pada leukimia.

Selanjutnya, apa sih penyebab munculnya kanker? Banyak faktor yang dapat menyebabkan munculnya kanker. Faktor penyebab kanker yang paling umum ditemui antara lain tembakau, diet yang salah, obesitas, infeksi, radiasi, stres, kurang gerak, polusi, genetik, dan lainnya.

Serangan kanker bisa dideteksi dari gejala-gejala yang muncul. Secara umum gejala penyakit kanker antara lain:

  • Terjadi pembesaran atau pembengkakan yang abnormal atau dikenal dengan istilah tumor.
  • Terjadi pendarahan dan rasa sakit.
  • Terjadi pembesaran getah bening.
  • Batuk
  • Pembesaran liver, rasa sakit, kerusakan pada tulang dan gejala-gejala neurologis.
  • Berat badan turun
  • Nafsu makan menurun secara signifikan.
  • Kelelahan
  • Kurus kering
  • Mengeluarkan keringat saat tidur malam.
  • Anemia
  • Perubahan hormonal.

Osteoporosis

Osteoporosis istilah umumnya adalah kerapuhan tulang. Terjadi karena massa tulang yang menurun yang disertai dengan penurunan kualitas jaringan tulang. Osteoporosis tahap primer lebih sering menyerang wanita paska menopouse dan pria usia lanjut. Adapun penyebab terjadinya osteoporosis, antara lain;

  • Kekurangan estrogen yang menyebabkan osteoporosis postmenopausal. Hormon estrogen merupakan hormon utama pada wanita yang berfungsi membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang pada wanita.
  • Kurang kalsium dalam tulang, biasanya terjadi pada usia lanjut.
  • Obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan kerapuhan pada tulang.

Sementara itu, gejala osteoporosis yang paling umum adalah nyeri tulang dan perubahan bentuk.

 Obesitas

Istilah umum obesitas adalah kegemukan atau kelebihan berat badan. Seseorang dikatakan mengalami obesitas ketika memiliki berat badan 20% lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat badan normal. Secara umum, obesitas dibedakan menjadi tiga kelompok;

  • Obesitas ringan; kelebihan berat badan 20-40% dari berat badan normal.
  • Obesitas sedang; kelebihan berat badan 41-100% dari berat badan normal.
  • Obesitas berat; kelebihan berat badan lebih dari 100% berat badan normal.

Faktor penyebab obesitas antara lain:

  • Genetik
  • Gaya hidup dan pola makan.
  • Stress
  • Beberapa penyakit, seperti hipotiroidisme, sindroma cushing, sindroma prader-willi, dan kelainan syaraf tertentu yang menyebabkan nafsu makan tidak terkendali.

Dislipidemia

Dislipidemia merupakan kondisi di mana terjadinya kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein), dan trigliserida yang disertai dengan penurunan kolesterol HDL (High Density Lipoprotein). Penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  •  Asupan lemak yang tinggi.
  • Faktor keturunan atau riwayat penyakit keluarga.
  • Konsumsi alkohol.
  • Kelebihan hormon estrogen
  • obat-obatan tertentu.

Nah Belovers, demikian informasi tentang 7 macam penyakit degeneratif yang perlu diwaspadai. Semoga bermanfaat.

Sumber referensi:

Amelia, R. 2010. Dahsyatnya Terapi Herbal untuk 7 Penyakit Degeneratif. Yogyakarta: Pinang Merah.

Gambar Sampul: www.anomiemie.blogspot.com

Penulis: Neti Suriana

Foto Profil dari Neti Suriana
Author, content writer, blogger

3 comments

  1. Foto Profil dari Taufiq Firdaus A. Atmadja

    Walaupun tidak menular. Penyakit degeneratif ini memang membahayakan. Perlu kesadaran kita semuanya.

  2. Foto Profil dari Neti Suriana

    Siip! terimakasih sudah mampir :)

  3. Ayo cegah penyakit degenaratif dengan makan yang bergizi dan herbal bawang daya, daun afrika, temulawak dll. Terbukti herbal lebih murah dan hasilnya jauh lebih baik dr obat kimia. Hub kami chasiapro@gmail.com

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...