Kesehatan / Informasi / Duduk Terlalu Lama Berpotensi Meningkatkan Resiko Diabetes?

Duduk Terlalu Lama Berpotensi Meningkatkan Resiko Diabetes?

Belovers, mulai sekarang hindari deh kebiasaan duduk terlalu lama. Jika pekerjaan menuntut Anda untuk duduk berjam-jam, sebaiknya sempatkan waktu untuk berdiri atau melakukan gerakan-gerakan fisik ringan. Mengapa? Karena, kondisi tubuh yang kurang gerak ternyata dapat menimbulkan berbagai dampak buruk yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Gambar: berita.plasa.msn.com

Gambar: berita.plasa.msn.com

Kinerja tubuh secara keseluruhan umumnya akan melambat setelah duduk selama berjam-jam, karena tubuh cenderung diam. Baik kinerja otot, sistem metabolisme tubuh, sirkulasi darah, hingga proses pembakaran kalori dalam tubuh. Jika kinerja tubuh semakin melemah, maka tubuh akan semakin rentan dengan berbagai penyakit.

Nah, salah satu jenis penyakit yang umum menyerang adalah penyakit gula atau diabetes. Mengapa demikian? Karena, semakin sedikit tubuh bergerak, maka semakin sedikit pula gula dalam darah yang digunakan. Sementara asupan gula ke dalam tubuh terus berlangsung dari makanan dan jajanan manis. Akibatnya konsentrasi gula dalam darah cenderung meningkat.

Bahkan, menurut hasil penelitian setiap dua jam tubuh duduk pasif, resiko diabetes meningkat hingga 7 persen. Resiko diabetes akan semakin tinggi jika tubuh juga dimanjakan dengan mengkonsumsi makanan yang kaya gula. Nah, oleh karena itu, bagi Anda yang bekerja kantoran, cenderung lebih banyak duduk sebaiknya perlu mewaspadai resiko ini.

Lalu, bagaimana solusinya? Yah, gaya hidup dan ritme pekerjaan terkadang memaksa kita untuk duduk terlalu lama. Tidak hanya bagimereka yang bekerja kantoran, bahkan para freelancer terkadang juga bekerja dengan duduk terlalu lama. Namun demikian, bukan berarti kita harus pasrah dengan resiko buruk tersebut bukan?

Ada beberapa solusi sederhana yang bisa kita lakukan untuk mencegah dampak buruk kebiasaan duduk terlalu lama ini. Solusi tersebut antara lain:

  • memperbanyak aktivitas fisik harian.

Jangan terlalu memanjakan tubuh dengan bermalas-malasan. Perbanyak aktivittas fisik yang membutuhkan energi, seperti olahraga, berjalan, berlari dan aktivitas fisik lainnya. Aktivitas ini bermanfaat untuk membakar kalori dalam tubuh. Sehingga, zat gula dalam tubuh yang berfungsi sebagai sumber energi dapat termanfaatkan dengan maksimal.

  • menyempatkan diri untuk berdiri, berjalan dan meregangkan tubuh setiap beberapa jam sekali.

Bekerja duduk bukan berarti kita harus duduk terus bukan? Sempatkan diri untuk berdiri, berjalan dan meregangkan tulang-tulang tubuh sewaktu-waktu. Misalnya rentang satu jam atau dua jam sekali.

  • mengurangi konsumsi makanan manis

Seperti disebutkan di atas, tubuh yang cenderung diam, menyebabkan gula dalam darah tidak termanfaatkan secara maksimal. Akibatnya, kadar gula dalam darah cenderung meningkat. Karenanya, jangan tambah lagi resiko diabetes dengan mengkonsumsi makanan kaya gula secara tidak terkontrol.

Demikian informasi tentang resiko diabetes yang berpotensi mengintai para pekerja kantoran yang terlalu lama duduk. Semoga bermanfaat!

Penulis: Neti Suriana

Foto Profil dari Neti Suriana
Author, content writer, blogger

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...