Kesehatan / Mulut & Gigi / Bau Mulut, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bau Mulut, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selain bau badan, bau mulut juga berpotensi sangat mengganggu. Terutama bagi Anda yang harus berkomunikasi dengan orang lain dalam jarak dekat. Bau mulut yang tidak sedap bisa menurunkan imej Anda di hadapan lawan bicara. Lawan bicara Anda akan merasa tidak nyaman untuk berkomunikasi lebih lama. Celakanya lagi, terkadang diri sendiri terkadang tidak menyadari bahwa mulut kita berbau tidak sedap.

sumber gambar: www.pondokibu.com

sumber gambar: www.pondokibu.com

Bau mulut muncul karena berbagai sebab. Nah, dalam artikel ini kita akan mengulas tentang empat penyebab bau mulut tidak sedap, berikut cara mengatasinya.

Pertama: jenis makanan tertentu

Beberapa jenis makanan yang dikonsumsi dikenal dapat menyebabkan bau mulut tidak sedap. Bau yang ditimbulkannya bersifat khas dan sementara. Biasanya bau mulut muncul setelah mengkonsumsi jenis makanan ini. Beberapa jenis makanan yang terbukti bisa menimbulkan bau mulut antara lain; jengkol, pete, bawang putih, bawang bombay, kucai, biji kedaung dan lainnya.

Bagaimana cara mengatasinya? Ya, bagi sebagian orang, jenis makanan yang menyebabkan bau mulut di atas adalah jenis makanan yang cukup digemari. Jadi, sayang untuk dilewatkan begitu saja. Nah, untuk mengatasi bau mulut setelah makan makanan seperti jengkol, petai dan sejenisnya, Anda bisa melakukan beberapa trik berikut:

  • Mengunyah segenggam beras selama beberapa saat setelah mengkonsumsi jengkol atau petai. Insya Allah aroma tidak sedap yang ditimbulkannya akan berkurang.
  • Mengunyah makanan yang mengandung serat. Serat makanan diyakini mampu menyerap bau tidak sedap yang ditinggalkan oleh jengkol, petai dan lainnya di rongga mulut. Serat makanan banyak terdapat dalam sayur dan buah. Jadi, setelah makan makanan yang dapat menimbulkan bau mulut, sebaiknya segera diikuti dengan banyak mengkonsumsi sayur dan buah.
  • Mengunyah permen karet juga bisa dilakukan untuk menghilangkan aroma tidak sedap dari mulut.

Kedua: gigi berlobang

Gigi yang berlobang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap dari rongga mulut. Apalagi jika pada gigi berlobang tersebut terjadi infeksi. Pastilah bau mulut akan terasa tidak sedap.

Bagaimana cara mengatasi bau mulut yang disebabkan oleh gigi berlobang? Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi bau mulut yang disebabkan oleh kasus ini:

  • Hal pertama yang perlu dilakukan tentu saja dengan mengobati gigi Anda yang berlobang. Minta pertolongan dokter gigi untuk mengobati gigi yang bermasalah.
  • Bersihkan gigi dan rongga mulut secara teratur.
  • Berkumur-kumur dengan air ramuan peredam bau mulut. Misalnya air rebusan daun sirih saja. Bisa juga dengan air rebusan daun sirih yang dicampur dengan cengkeh, akar kayu manis dan pinang.

Ketiga: penyakit

Beberapa jenis penyakit yang menyerang tubuh juga dapat menyebabkan bau nafas tidak sedap. Misalnya panas dalam.Kondisi tubuh yang terserang panas dalam cenderung menyebabkan mulut menjadi kering dan mengeluarkan bau tidak sedap. Selain itu gangguan pencernaan juga bisa menimbulkan bau mulut yang menganggu.

Nah, untuk kasus seperti ini bisa diatasi dengan beberapa cara, yaitu:

  1. Mengobati penyakit yang menyebabkan bau mulut tersebut.
  2. Memperbanyak konsumsi makanan kaya serat, yaitu sayur dan buah.
  3. Memperbanyak konsumsi air putih.
  4. Mengkonsumsi lalapan segar.

Keempat: mikroba

Keberadaan mikroba dalam rongga mulut adalah hal yang alami. Mikroba ini berperan mengurai zat-zat gula dan sisa makanan yang tertinggal di rongga mulut, seperti di sela-sela gigi. Bau mulut akan muncul ketika mikroba aktif bekerja mengurai zat-zat makanan yang ada dalam rongga mulut. Mikroba ini akan aktif bekerja ketika kondisi mulut berada dalam keadaan pH asam.

Oleh karena itu, untuk mencegah bau mulut, Anda perlu menghambat kerja mikroba tersebut. Caranya yaitu dengan membuat agar kondisi rongga mulut tetap alkalis. Misalnya dengan menggunakan pasta gigi saat menggosok gigi. Berkumur-kumur dengan larutan pencuci mulut yang bersifat alkalis. Bisa juga berkumur-kumur dengan air rebusan daun sirih dan ramuan peredam bau mulut lainya.

Penulis: Neti Suriana

Neti Suriana
Author, content writer, blogger

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...