Kesehatan / Gizi / Sudah Cukupkah Konsumsi Vitamin C Anda ?

Sudah Cukupkah Konsumsi Vitamin C Anda ?

Apa Itu Vitamin  ‘C’

Vitamin C pertama kali diisolasi tahun 1928. Albert Szent-Györgyi adalah orang yang menemukan fungsi vitamin c sebagai zat pencegah sariawan. Vit.C dikenal dengan nama kimia asam askorbat dengan karakteristik sangat mudah teroksidasi, oleh panas, cahaya, logam dan mudah larut. Vit.C termasuk vitamin antioksidan yang menangkal radikal bebas ekstraseluler dan tidak bisa diproduksi tubuh manusia sehingga diperlukan asupan dari sumber vitamin ini seperti dari makanan atau suplemen.

Seberapa penting Vitamin C Bagi Tubuh

Vitamin C berperan penting dalam menjaga dan memperkuat kekebalan tubuh (imunitas) terhadap infeksi, perlindungan terhadap penyakit  seperti pada penyakit mata, penyakit kardiovascular, gangguan kesehatan pada kehamilan, menjaga kesehatan gusi, mencegah penyakit degeneratif seperti kulit keriput sampai penuaan dini, membantu penyembuhan luka, mengurangi peradangan dan membantu penyerapan zat besi.

Pada penelitian lebih lanjut dikemukakan bahwa vitamin c dapat meningkatkan kerja otak. Penelitian di Texas Women’s University menemukan bahwa murid SMTP yang tingkat vitamin C-nya dalam darah lebih tinggi ternyata menghasilkan tes IQ lebih baik daripada yang jumlah vitamin C-nya lebih rendah.(Wikipedia)

Berikut adalah beberapa manfaat vitamin c  :

Mencegah Stroke,

Salah satu studi dalam American Journal of Clinical Nutriton menemukan bahwa orang yang memiliki konsentrasi vitamin C tinggi dalam darahnya memiliki kemungkinan 42% lebih rendah terkena stroke dibanding yang konsentrasinya rendah. Meskipun masih harus diteliti lebih lanjut tetapi paling tidak hal ini dapat menjadi gambaran.

Mengurangi Tingkat Stres,

 Vitamin C berperan dalam membantu menurunkan kadar  hormon stres (kortisol) dan menstabilkan tekanan darah.

Mencegah Kanker

Tubuh akan memproduksi radikal bebas sebagai efek oksidasi alamiah yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Ditambah lagi saat seseorang mengalami stres, tubuhnya akan memproduksi radikal bebas lebih besar dari biasanya. Sedangkan vitamin C bersifat antioksidan dan penangkal radikal bebas.

Mencegah Penyakit kardiovaskular

Vitamin C dapat mencegah terjadinya pengerasan dinding arteri (atherosclerosis) akibat menumpuknya kolesterol jahat.

Membantu Memelihara Kesehatan Tulang dan Gigi

Vitamin C tidak secara langsung berhubungan dengan kesehatan tulang, namun membantu pembentukan kolagen yang berperan penting dalam pembentukan struktur tulang.

Mencegah Flu dan Demam

Vitamin c memang bukan obat penyembuh untuk flu dan demam tetapi dapat mencegah flu dan demem karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C juga mencegah komplikasi yang lebih serius seperti pneumonia dan infeksi paru-paru.

Mengobati Infeksi Pada V*gi – na

Penelitian terbaru menunjukan bahwa pemberian tablet vitamin C untuk v-ag*na sebanyak 250 gr dalam jangka waktu 6 hari mampu mengobati infeksi v-ag*na akibat bakteri dengan cara menurunkan PH ke kondisi normal .

 

Tanda – Tanda  Kekurangan Vit-C

1. Sariawan Sampai Pendarahan Pada Gusi

2. Nyeri Pada Sendi

3. Kurang Darah (Anemia)

4. Terkena Penykit Kudis

5. Kulit Kering dan Keriput

6. Mudah Berketombe

7. Tingkat Stres Tinggi (mood tidak bagus) Sampai Depresi

8. Kulit Mudah Memar

9. Penyembuhan Luka Ringan Lambat

10. Kurus, Lemah

 

Sudah Cukupkah konsumsi Vitamin ‘C’ Anda

Kebutuhan vitamin C pada setiap individu sebenarnya berbeda beda dipengaruhi beberapa kondisi seperti jenis kelamin, umur, kehamilan dan menyusui, faktor fisik, penyakit, pengobatan dll.

Selain itu batasan jumlah asupan vitamin C mempunyai standar yang berbeda beda pada beberapa negara. Di Inggris (Food Standard Agency) merekomendasikan sebesar 40 mg per hari. Di Amerika (National Academy of Science) merekomendasikan antara 60-95 mg per harinya. Sedangkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikn angka hanya 45 mg sehari.

Di Negara kita nilai Angka Kecukupan Gizi (AKG) vitamin C untuk orang Indonesia digambarkan dalam list tabel dibawah ini :

No

Kelompok

Kebutuhan

Umur

Vitamin C (mg/hr)

Anak-anak

1

0 – 6 bln

40

2

7 – 12 bln

40

3

1- 3 thn

40

4

4 – 6 thn

45

5

7 – 9 thn

45

Laki -Laki

6

10 – 12 thn

50

7

13 – 15 thn

75

8

16 – 18 thn

90

9

19 – 29 thn

90

10

30 – 49 thn

90

11

50 – 64 thn

90

12

60 + thn

90

Wanita

13

10 – 12 thn

50

14

13 – 15 thn

65

15

16 – 18 thn

75

16

19 – 29 thn

75

17

30 – 49 thn

75

18

50 – 64 thn

75

19

60 + thn

75

Kehamilan (+anak)

20

Timester 1

 +10

21

Timester 2

 +10

22

Timester 3

 +10

Menyusui (+ anak)

23

6 bln pertama

 +45

24

6 bln kedua

 +45

Sumber (AKG 2004, gizi.depkes.go.id)

Sebenarnya vitamin C adalah vitamin yang aman untuk dikonsumsi karena tidak disimpan dalam tubuh kalaupun berlebihan. Meskipun demikian mereka sepakat bahwa batas maksimal komsumsi yang aman tidak melebihi 2000 mg per hari karena dimungkinkan terjadi ganguan kesehatan pada perut dan ginjal

Berikut adalah beberapa efek konsumsi vitamin C dalam dosis tinggi dengan rentang waktu cukup lama bila tanpa rekomendasi pihak medis :

Gangguan lambung         : Produksi asam lambung meningkat mengakibatkan maag, iritasi dinding  lambung, gastritis, muntah muntah dan diare.

Gangguan Ginjal               : Meningkatkan kadar asam urat dalam kandung kemih yang dapat menjadi penyebab timbunya batu ginjal.

Gangguan Otak                 : Konsumsi diatas batas aman (2000 mg/hari) dapat mengakibatkan kerusakan jaringan pada otak karena       menghambat penyerapan vitamin B12 yang berfungsi menormalkan kinerja syaraf otak dan produksi  sel darah merah.

Sumber Vitamin ‘C’

Sumber vitamin C sebenarnya sangat mudah didapatkan, biasany berasal dari buah dan sayuran. Bisa juga berasal susu formula dan suplemen tambahan. Berikut adalah daftar kandungan vitamin C dalam buah dan sayur.

vit c buah dan sayur

Kandungan Vitamin C  Buah-Buahan Dalam 100 Gram

Jambu Biji              108 mg

Kiwi                         98.0 mg

Klengkeng            84,0 mg
Pepaya                   61.8 mg
Stroberi                56.7 mg
Jeruk                     53.2 mg
Lemon                  53.0 mg
Blewah                  42.2 mg
Jeruk Nipis         30.8 mg
Limun                   29.1 mg

Sukun                    29.0 mg
Mangga                27.7 mg
Nanas                    15.4 mg
Blueberries         13.0 mg
Anggur                 10.8 mg
Semangka              9.6 mg
Pisang                      9.1 mg

Alpukat                  8.0 mg
Kesemek                7.5 mg
Ceri                         7.0 mg
Persik                      6.6 mg
Apel + kulit          5.7 mg
Pir                            4.0 mg
Kismis                     3.3 mg

 

Kandungan Vitamin C  Sayuran Dalam 100 Gram

Paprika Merah 190,0 mg

Kangkung           120.0 mg
Brokoli                   93.2 mg

Paprika Hijau      89,3 mg

Cabe                      84,0  mg
Lobak Hijau        60.0 mg
Kembang kol       46.4 mg
Kol/Kubis             32.2 mg
Bayam                    28.1 mg
Ubi                          22.7 mg
Tomat                     19.1 mg
Selada                    18.0 mg
Kacang Hijau       16.3 mg
Asparagus            13.2 mg
Daun Ubi              11.0 mg
Wortel                     9.3 mg
Seledri                    7.0 mg
Jagung                     6.8 mg
Timun                      5.3 mg

Sumber (www.guinealynx.info dan www.belajarkreatif.net/2013/05/daftar-buah-dan-sayur-sumber-vitamin-c.html)

 

Mana Yang Lebih Baik, Sumber  “Alami” ,”Ekstraksi” atau “Buatan”

Vitamin c alami atau buatan

Saat ini memang banyak beredar produk suplemen hasil ekstraksi atau sintetis dengan dosis vitamin C cukup tinggi, bahkan sampai 1000 mg untuk sekali kosumsi. Tetapi menurut American Dietetic Association menganjurkan untuk lebih memilih buah dan sayur sebagai sumber vitamin C sebelum mengkonsumsi suplemen.

Sebaiknya konsumsi vitamin C disesuaikan kebutuhan masing masing individu. Suplemen dosis tinggi pun bisa sangat baik selama direkomendasikan oleh pihak medis. Untuk amanya, Konsumsi saja cukup buah dan sayuran karena tidak ada efek samping yang akan ditimbulkan. Semoga bermanfaat..

Penulis: jopik

Foto Profil dari jopik

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/11/04/6842/664xauto-awas-usia-25-tahun-ke-atas-rentan-alami-penuaan-dini-141104j.jpg

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...