Kesehatan / Pola Hidup / Minyak Goreng Hanya Baik Digunakan 3-4 Kali

Minyak Goreng Hanya Baik Digunakan 3-4 Kali

Taukah anda bahwa minyak goreng yang digunakan lebih dari 3-4 kali sangat membahayakan kesehatan?

Kandungan Utama Minyak Goreng

Secara umum kandungan dalam minyak goreng adalah asam lemak. Asam lemak ini terbagi menjadi asam lemak jenuh (saturated fatty acids) seperti asam palmitat, asam stearat dan asam lemak tidak jenuh (unsaturated fatty acids) seperti asam linoleat (omega 6), asam oleat (omega 9). Asam lemak tak jenuh ini mudah terurai karena memilki ikatan karbon rangkap yang bereaksi dengan senyawa lain sampai stabil dan membentuk lemak jenuh.

Daya Tahan Minyak Goreng

Daya tahan minyak goreng bergantung pada jenis minyak goreng, bahan goreng, dan suhu proses penggorengakondisi minyak gorengn. Bila semakin tinggi suhunya maka akan memperpendek umur penggunaan. Warna minyak goreng alamiah adalah kekuningan. Meskipun baru sekali penggorengan, tetapi jika ciri visual sudah tampak kecoklatan sampai kehitaman, kental, berbau tengik maka lebih baik dibuang dan jangan digunakan kembali. United State Department of Agriculture (USDA) menyarankan untuk membuang dan tidak menggunakan minyak yang mengandung asam lemak bebas setelah melebihi 2%. Anjuran di negara Turki hanya 3 kali penggunaan saja.

Mengapa Berbahaya

Akibat proses penggorengan berkali-kali dalam suhu tinggi, asam lemak tak jenuh berubah menjadi semakin jenuh. Terjadi proses oksidasi, degradasi dan dehidrasi pada minyak goreng dimana ikatan rangkap teroksidasi menghasilkan gugus peroksida dan monomer siklik. Penelitian membuktikan bahwa gugus peroksida dapat memicu munculnya kanker kolon.

Peroksida ini mengakibatkan pembuluh darah menjadi kurang elastis, menjadi keras dan sempit yang berakibat pada tekanan darah meningkat. Kinerja jantung semakin berat, akhirnya stroke dan jantung koroner sangat mungkin terjadi. Penelitian pada 2005 menemukan bahwa racun yang dinamakan 4-hydroxy-trans-2-nonenal (HNE) terbentuk saat pemanasan berulang minyak goreng yang berhubungan dengan meningkatnya resiko stroke, alzheimer, penyakit huntington dan gangguan kesehatan lainya.

 Pemanasan pada minyak goreng membentuk radikal bebas dan senyawa yang bersifat racun (toksik), dan senyawa karsinogenik penyebab kanker. Terbentuk pula akrolein, yaitu sejenis aldehid yang menyebabkan rasa gatal pada tenggorokan. Disamping itu bisa dihasilkan racun aflatoksin yang diproduksi oleh jamur yang menjadikan minyak yang sudah dipakai (jelantah) sebagai tempat untuk berkambang biak. Racun ini terutama merusak hati atau liver.

Menyimpan Minyak Goreng

Minyak goreng juga dapat rusak karena proses penyimpanan yang salah. Tempatkan pada wadah dari gelas porselin atau plastik yang bersih dan kering. Jangan tempatkan pada udara yang lembab dan terkena sinar matahari langsung, simpan di tempat tertutup dan sejuk. Pisahkan minyak baru dan minyak yang sudah pernah digunakan.

Hati-Hati Pada Minyak Goreng Curah

Bukan bermaksud mencap semua minyak goreng curah tidak baik, namun kenyataanya minyak goreng curah di pasaran kebanyakan berasal dari sisa-sisa penggunaan rumah makan, restoran, restoran cepat saji yang menggunakan minyak goreng dalam jumlah besar. Minyak goreng yang sudah dipakai ini kemudian di jernihkan dengan bahan-bahan kimia dan dijual dengan hasil sudah jernih. Bayangkan saja, minyak goreng yang sudah digunakan ini saja sudah berbahaya ditambah lagi proses penjernihan dengan bahan kimia, lengkap sudah bahayanya

Penulis: jopik

Foto Profil dari jopik

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Takut Tua? Ini Dia 9 Cara Menghindari Penuaan Dini

Penuaan merupakan hal yang wajar bagi manusia. Memasuki usia 30, kemampuan kulit ...